tholer

http://www.facebook.com/tholer

Jumat, 26 Agustus 2011

Tangga Unik, Focal Point Sebuah Hunian

Tangga dalam sebuah hunian tak lagi hanya sebagai alat untuk mencapai lantai atas atau lantai yang lebih tinggi.  Tangga seringkali menjadi sumber keindahan sebuah hunian bahkan banyak rumah-rumah dengan tangga yang menjadi focal pointnya.
Rumahuni.com - tangga unik focal point sebuah hunian 1
tangga unik focal point sebuah hunian 1
Melihat desain tangga unik dengan patterns lubang-lubang seperti gelembung udara ini otomatis membawa rumah tinggal / hunian kedalam suasana fun.  Tangga ini didesain oleh seorang arsitek bernama Biljana Jovanovic.  Tangga yang terkesan menggantung ini didesain untuk sebuah keluarga muda kreatif yang masih memiliki anak kecil.
Rumahuni.com - tangga unik focal point sebuah hunian 2
tangga unik focal point sebuah hunian 2
Tangga ini tentunya memiliki desain modern dengan pola acak yang sangat cocok dengan keinginan keluarga sekaligus lifestyle mereka.  Tangga ini sekaligus berfungsi sebagai pembatas antara ruang tamu dan ruang makan.  Masing-masing pijakannya memiliki bentuk tak beraturan dan makin memberikan keunikan tersendiri pada desainnya.
Rumahuni.com - tangga unik focal point sebuah hunian 3
tangga unik focal point sebuah hunian 3
Tangga inipun dinilai cukup aman untuk anak-anak karena memiliki dinding yang tak memiliki celah open space yang berbahaya untuk anak, terlebih lagi keluarga muda ini memiliki anak-anak yang masih kecil.  Jika interior rumah anda simple dan terkesan sederhana maka desain tangga unik seperti ini akan menjadi focal point pada keseluruhan interior rumah.
Tunggu apa lagi segera wujudkan tangga unik di rumah  / hunian anda.

Bunga Yang Mempercantik Rumah Anda

Setiap orang tak bisa dipungkiri lagi memang menyukai keindahan bunga.  Memadukannya dengan desain interior rumah anda bisa jadi merupakan pilihan yang pas untuk menambah keindahan secara alami.  Persoalannya disini adalah bagaimana caranya mendesain rumah anda dengan bunga tanpa harus terlihat seperti toko bunga.
Rumahuni.com - bunga yang mempercantik rumah anda 1
bunga yang mempercantik rumah anda 1
Perhatikan Detailnya
Untuk menata bunga pada rumah anda, anda harus benar-benar memikirkan detailnya seperti vas atau wadah seperti apa yang anda pilih? bunga jenis apa yang paling cocok dengan interior rumah anda serta ruangan tempat anda meletakkannya.  Misalnya saja ketimbang meletakkan bunga anda pada sebuah vas yang terlihat biasa, anda bisa meletakkannya di gelas antik tinggi yang anda beli sebelumnya.  Atau anda bisa meletakkan bunga di ruang tidur utama sebagai aksen dan tak melakukan hal yang sama pada kamar anak-anak.
Rumahuni.com - bunga yang mempercantik rumah anda 2
- bunga yang mempercantik rumah anda 2
Rumahuni.com - bunga yang mempercantik rumah anda 3
bunga yang mempercantik rumah anda 3
Bagaimana Menatanya
Nah yang perlu diperhatikan agar ruangan makin cantik dengan penataan bunga anda maka anda harus memikirkan penataan dan tentu saja wadahnya.  Sebetulnya tujuan apa yang ingin anda raih dengan penataan bunga. ini.  Misalnya anda bisa meletakkan bunga lily yang segar di ruang makan atau menambahkan detail cantik pada vasnya.
Less is More
Ingat bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak bagus, terlebih lagi untuk sebuah desain interior.  Anda bisa memakai vas gelas silinder dengan warna hitam putih untuk kesan dramatis.  Kemudian pilihlah bunga yang cocok dengan vas tersebut dan keseluruhan ruangan misalnya bunga krisan.  Untuk mempercantiknya anda bisa menambahkan hiasan bulu cantik atau dedaunan.
Cermat Dalam Membeli
Jangan terburu-buru dalam membeli perlengkapan yang anda butuhkan seperti vasnya sendiri atau bunganya.  Cermatlah dalam melakukan proses ini, sehingga akhirnya anda akan bisa menemukan hiasan bunga yang sempurna dan tentunya makin mempercantik rumah anda.

You may also like -

Selasa, 05 Juli 2011

ruang keluarga yg cerah dan ceria

Tips Interior Rumah Mungil

Bila anda memiliki rumah atau apartemen yang berukuran terbatas, memang dibutuhkan beberapa tips untuk membuat ruangan berkesan lebih luas tapi tetap memiliki fungsi yang baik. Di bawah ini adalah beberapa tips bagi anda yang ingin mendekorasi interior rumah mungil anda.

1. Gunakan furniture type built-in.

Furniture built-in adalah jenis furniture yang
didesain sesuai dengan ukuran dan
kebutuhan ruangan. Istilah built-in dapat diartikan juga dengan "perabot tanam".

Hal ini dikarenakan ukuran dan bentuk furniture built-in dibuat "pas" dengan space-nya, diukur dan dibuat secara khusus, dan biasanya "menempel" pada dinding ruangan.

Penggunaan furniture built-in ini sangat efektif pada ruangan yang kurang luas, selain dapat memaksimalkan space yang ada, furniture ini juga memberi kesan lebih luas karena tidak membuang tempat.

Pada gambar di atas terlihat "sudut mati" pada ruangan menjadi efisien dengan digunakannya built in tv credenza. Bentuk laci dibuat "melayang" sehingga memberikan kesan lebih luas pada area lantai dan dibantu dengan cermin yang memperluas pantulan ruangan.


2. Aplikasikan skema warna monokromatik pada ruangan.

Pilihlah warna-warna yang berada dalam "keluarga warna" yang sama dan aplikasikan pada finishing keseluruhan ruangan. Hal ini memberikan kesan lebih "menyatu" pada keseluruhan finishing ruangan, sehingga memberikan tampilan lebih "lega" pada interior ruangan.

Pada gambar disamping kami mengambil warna monokromatik dari keluarga warna ungu. Warna ungu dari yang muda hingga yang tua digabungkan dengan warna dasar putih untuk memberikan kesan netral dan lebih luas. Kemudian tone warna-warna tersebut diaplikasikan pada upholstery sofa, wallpaper accent, hingga aksesoris ruangan.


3. Manfaatkan cermin pada dinding untuk memberikan kesan luas.

Cermin dinding sangat efektif untuk
memberikan kesan luas pada ruangan. Karena ruang dan cahaya yang ada dapat dipantulkan dua kali lipat. Penggunaan cermin full dari plafond ke lantai pada salah satu bidang dinding sangat disarankan bagi interior ruangan mungil.









4. Gunakanlah furniture "berkaki".
Pilihlah furnitur yang memiliki kaki terekspose. Ada bentuk furniture yang tanpa kaki dan terlihat menempel di lantai, hal ini menyebabkan furniture terlihat lebih "berat" dan lebih menghabiskan space. Karena itu, untuk rumah mungil, pilihlah furniture yang berkaki.Baik itu sofa, kursi, meja, maupun credenza. Hal ini membantu memberikan kesan lantai lebih luas dan cahaya dapat masuk ke bawah furniture, menghasilkan ruangan terasa lebih lega.


5. Gunakanlah warna-warna muda dan terang.

Warna gelap dan warna-warna "kental" seperti merah tua, merah marun, cokelat tua, abu-abu tua, biru donker memberikan kesan hangat dan nyaman. Namun bila diaplikasikan pada ruangan mungil, justru akan memberikan kesan sempit dan menekan. Karena itu, untuk ruangan mungil sebaiknya menggunakan warna-warna terang ke arah pastel. Bila ingin menggunakan sedikit warna gelap, dapat diaplikasikan sebagai accent ruangan (seperti bantal sofa atau aksesoris). Selain itu untuk fabric dan wallpaper pilihlah bahan-bahan yang berkesan shiny (memantulkan cahaya) , sehingga akan menambah efek cahaya pada keseluruhan ruangan.

6. Pilihlah upholstery bernuansa polos.
Pilihlah pelapis sofa dan kursi yang polos dan bernuansa netral. Motif garis dan pola-pola yang di embossed pada kain memberikan kesan lebih "berat" bila diaplikasikan pada furniture rumah mungil. Bila ingin menggunakan bahan bermotif, pilihlah yang berpola kecil seperti bintik-bintik polkadot kecil seperti gambar di samping. Untuk motif besar, bisa diaplikasikan pada bantal sofa dan kursi. Bahan polos juga memiliki banyak tekstur, dari yang tebal berbulu hingga licin (silky). Perpaduan beberapa tekstur kain polos dalam satu ruangan dapat memberikan efek tersendiri tanpa perlu menggunakan bahan bermotif.

7. Pilihlah ukuran furniture yang tepat.

Kebanyakan sofa, rak dan meja yang di jual di pasaran memiliki ukuran standard yang cenderung berdimensi besar. Bila kita melihat di showroom, memang semuanya sudah terlihat proporsi. Tetapi ketika diaplikasikan pada ruangan yang sempit, sofa yang tadinya berukuran standard menjadi terlihat memenuhi ruangan. Karena itu pilihan furniture custom made bisa dicoba untuk mendapatkan ukuran panjang yang lebih proporsi dengan ruangan (tentu saja tanpa mengurangi tingkat ergonomisnya). Dengan membuat furniture custom made, anda dapat meyesuaikan furniture yang anda pesan dengan ruangan anda. Bukannya ruangan yang menyesuaikan furniture yang anda beli. Sehingga anda akan memperoleh proporsi ruang dan barang yang sesuai dengan kebutuhan anda.

8. Pencahayaan yang maksimal.

Semakin banyak cahaya dalam ruangan anda, mampu memberikan suasana yang lebih luas. .Karena itu maksimalkan pencahayaan alami dari jendela.

Bila anda memiliki plafond rendah, maka gunakanlah armature lampu tanam (downlight dan spotlight). Keberadaan armature lampu yang menggantung (outbow) memberikan kesan membebani plafond. Sedangkan armature lampu tanam memberikan kesan lampu menyatu dengan plafond tanpa meberikan "beban" tambahan.

Bila memungkinkan, gunakanlah recessed ceiling (plafond dengan elevasi naik). Recessed ceiling ini memberikan efek plafond lebih tinggi, penambahan pencahayaan yang lebih terang dan efek dramatis pada ruangan.

9. Gunakan tirai full dari palfond ke lantai.

Penggunaan tirai full dari plafon ke lantai memberikan kesan dinding, lantai dan plafond menyatu. Selain itu jendela menjadi terlihat lebih besar, dan bias cahaya yang menembus vitrage menjadi semakin luas. Hal ini menyebabkan penyebaran cahaya yang lebih banyak. Sehingga ruangan menjadi berkesan lebih terang dan lapang.

10. Pilihlah warna dan material lantai yang tepat.

Pemilihan warna pada lantai sangat membantu memberikan kesan luas pada ruangan. Pilihlah lantai berwarna terang. Aplikasikan material dan warna yang sama pada keseluruhan ruang. Hal ini membantu memberi kesan lebih luas pada lantai.

Bila anda memilih material parket, pilihlah parket yang berwarna terang seperti kayu ash. Pemilihan warna oak atau walnut yang bernuansa gelap memberikan efek sempit pada ruangan mungil.

Untuk keramik, hindarilah pemilihan keramik bertekstur rustic, bertekstur kusam (tidak memantulkan cahaya), berwarna gelap dan memiliki naad lantai yang besar. Pilihlah yang berkesan clean dan glossy. Untuk ukuran keramik pada rumah mungil, sebaiknya disesuaikan. Hindarilah menggunakan keramik berukuran besar seperti 60x60 cm. Selain dikarenakan proporsinya yang tidak sesuai, hal ini juga menyebabkan ukuran rumah anda menjadi lebih mudah "terhitung" dan memberikan efek menyempit pada rumah mungil.

Bila anda ingin menambahkan karpet pada ruangan anda, pilihlah yang berwarna netral seperti putih atau creme tanpa motif. Adanya karpet yang bermotif pada lantai memberikan penekanan tersendiri, hingga lantai menjadi berkesan berat. Manfaatkanlah tekstur karpet untuk memberikan aksen tersendiri, misal : tekstur karpet shaggy berwarna putih dapat diaplikasikan karena memberikan kesan hangat dan luas pada lantai.

model lemari unik








Minggu, 03 Juli 2011

Bijak Mengaplikasikan Warna-warna Lolipop


Bijak Mengaplikasikan Warna-warna 
Lolipop


Warna-warna Lolipop di kamar tidur anak, harus diaplikasikan dengan bijaksana. Jika terlalu berlebihan, dapat memberi efek negatif.
Suka permen lolipop? Permen gula berbentuk bulat pada stik ini, mungkin saja cemilan kegemaran Anda di masa kecil. Gabungan warna-warna mencolok seperti merah, kuning, biru, ungu dan pink adalah salah satu ciri permen yang mulai dijual di Eropa sejak 1908. Dan tahukah Anda, semula permen lolipon ini ditujukan untuk pasar anak-anak!
Dari tujuan itulah kemudian terbangun image warna lolipop identik dengan anak-anak. Tidak heran, karena image itu paduan warna-warna ini banyak dipakai untuk kamar tidur anak . Warna-warna lolipop yang cerah, dipercaya dapat memancing  kreativitas dan menambah keceriaan anak.
Namun hati-hati,  terlalu banyak warna cerah yang saling bertabrakan akan membuat anak susah tidur. Saat anak-anak cemas, efek paduan warna-warna kuat itu bisa menambah kecemasan anak. Sehingga anak justru sulit mendapatkan ketenangan di kamar tidur mereka.
Sebaiknya, hindari mengaplikasikan warna-warna lolipop pada seluruh elemen ruang. Gunakan warna-warna netral semisal putih, krem dan coklat muda pada lantai, dinding dan plafon.  Ranjang atau lemari pakaian yang berukuran besar, juga sebaiknya memakai warna yang netral, coklat atau putih.  Warna-warna “aman” itu jadi penyeimbang yang membuat tampilan ruang tak berlebihan.
Lalu, di mana warna-warna lolipop diaplikasikan? Furnitur berukuran kecil, seprai, bantal, dan karpet, adalah sasaran yang tepat untuk warna-warna lolipop.  Dengan demikian, jika sewaktu-waktu anak membutuhkan suasana ruang tidur yang menenangkan, dengan mudah kita tinggal mengganti warna seprai, bantal, dan karpet dengan warna yang netral.

Open Kitchen, Siapa Takut?


Open Kitchen, Siapa Takut?

Dapur terbuka atau open kitchen , biasa ditemui di restoran atau cafe. Mengapa tidak mencoba mengaplikasikan ide ini di rumah?

Belakangan banyak restoran dan cafe di Indonesia menggunakan konsep open kitchen . Konsep ini rupanya dianggap dapat menarik lebih banyak konsumen. Dengan konsep dapur terbuka seperti ini, setiap kegiatan di dalamnya, bisa terlihat oleh pelanggan. Mulai dari kegiatan menyiapkan bahan, hingga mengolahnya menjadi makanan. Konsep demikian juga bertujuan untuk menunjukkan kualitas bahan dan pengolahan makanan, dari restoran atau cafe yang bersangkutan.
Konsep open kitchen  terbilang unik, mengingat di Indonesia, masih banyak orang beranggapan bahwa dapur tabu dilihat oleh tamu. Seiring berkembangnya zaman, dalam kehidupan modern terutama di perkotaan, anggapan demikian sudah tak lagi berlaku. Menjamu tamu langsung di dapur, sudah bukan lagi hal aneh. Meski demikian masih segelintir orang yang berani mengaplikasikan konsep open kitchen, di rumah.
Dapur berkonsep terbuka memang memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah pemilik dapur, harus menjaganya tetap bersih dan rapi. Pasalnya, setiap sudut dapur akan terlihat jelas oleh siapapun yang melaluinya. Rasa malu dan tak nyaman tentu akan timbul, jika dapur terlihat kotor dan berantakan.
Biasanya dapur berkonsep demikian ditempatkan berdekatan atau bersebelahan dengan ruang publik, seperti ruang keluarga. Sebagai pembatas, digunakan dinding kaca. Bisa juga dengan membuat konsep bar, yang pasti dengan konsep open kitchen , setiap kegiatan di dapur dapat terlihat jelas.
Salah satu tips membuat open kitchen  yang "aman", terutama bagi mereka yang belum percaya diri mengaplikasikannya, adalah dengan membagi dapur menjadi dua area, bersih dan kotor. Dapur bersih cenderung jarang berantakan, karena kegiatan yang berlangsung di sini, biasanya hanya seputar menyajikan makanan. Oleh karena itu, dapur bersih bisa "dipamerkan" dengan konsep terbuka. Sedangkan dapur kotor, dimana banyak kegiatan yang meninggalkan kotoran, bisa tetap "tersembunyi."
Open kitchen , selain unik, juga menjadi salah satu solusi membuat ruangan terasa lebih lega. Ruangan-ruangan yang dibuat menerus, atau menggunakan pembatas transparan, akan tampak lebih luas. Bagi mereka yang tinggal di apartemen, konsep ini bisa jadi pilihan jitu.

Rumah Klasik (neoclassical) nan Mewah, Megah, Ekslusif

Selamat datang kembali di http://satria-865.blogspot.com, semoga kebahagiaan selalu bersama anda dan keluarga. Dalam tulisan ini saya ingin membuka wacana tentang desain rumah klasik ( classic architecture style ). Walaupun belakangan ini kecenderungan peminat aristektur klasik tidak sebanyak style minimalis dan modern. Namun style arsitektur klasik ini tetap menarik untuk dibahas. Ok.. agar sub bahasanya tidak mengembang kemana mana, karena style classic ini banyak sekali ragamnya, seperti kolonial, victorian, queen anne,  Chateauesque, dll, pada wacana ini saya akan membahas fokus pada style neoclassical.
desain rumah neoclassical
desain rumah neoclassical


Untuk aplikasinya di Indonesia yang memiliki iklim tropis sebenarnya penggunaan konsep dan bentuk arsitektur neoclassical ini tidak begitu bermasalah. Kemiringan atap bisa dimodif bila dirasa terlalu curam, karena kemiringan atap bangunan eropa dipersiapkan musim salju pada musim dingin. Untuk detail arsitektural, banyak pengrajin yang mampu menghasilkan profil maupun detail klasik ini. Kendala utama mengapa style ini kurang populer adalah masalah budget. Dengan detail dan pernak pernik dalam style ini tentu memakai rupiah tiap meter perseginya. Tak heran jika yang mampu membangun rumah seperti ini adalah kalangan menengah keatas saja. Belum lagi masalah lahan, rumah seperti ini tentu hanya pantas di bangun dalam area yang luas. Tapi tidak ada salahnya bagi anda yang bekerja di kota besar dan ingin menyimpan uang anda dalam property, desain rumah ini bisa menjadi alternative desain bagi anda. Dengan mempunyai rumah seperti istana di daerah pinggiran, tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Style arsitektur neoclassical sangat kental dengan citra klasiknya. Bentuk jendela yang khas, detail arsitekturalnya dengan kombinasi warna utama warna gelap dan putih memberi kesan elegant, mewah, dan megah. Namun perlu diingat kunci sukses dalam menampilkan image ini adalah ukuran. Bila anda berencana membangun rumah dengan style ini saya sarankan membangunya pada tanah yang cukup luas, agar kesan luxury-nya bisa muncul. Style ini dipengaruhi oleh style arsitektur Roma dan Yunani, hal ini nampak pada detail dan penggunaan profilnya.
denah rumah classic
denah rumah classic
Bagaimana dengan layout ruanganya? tidak seperti rumah pada umumnya, rumah dengan gaya aristektur neoclassical banyak menggunakan bentuk segi delapan / enam / sepuluh di beberapa bagianya. Ruang besar dengan void dan tangga putar antara Foyer dengan Great room sangat kental dalam desain rumah klasik.
Sekian tulisan dari saya, semoga bermanfaat bagi anda sekeluarga. :)